Diduga Dilakukan Pengusaha Penampung
limbah B3 Abu Batu Bara Masuk Komplek Perumahan Dijadikan Batako
KARAWANG - limbah B3 debu batu
bara kini sudah masuk komplek perumahan setelah dibuang di beberapa
pemukiman penduduk mndapat reaksi keras dari masyarakat Kabupaten
Karawang, baik yang tinggal di perkotaan dan pedesaan. Terbaru, limbah B
3 batu bara yang diduga kiriman pihak pengusaha pengepul, penampung dan
pemanfaat, diketahui dibuang di Komplek Perumahan Jati Kota, Delta Mas,
Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur.
Limbah B3 yang disinyalir abu batu bara, oleh beberapa warga komplek perumahan itu
sebagai penadah tersebut direkaya untuk dijadikan batako. Semula warga
di Komplek Perumahan Jati Kota Delta mas bersikap cuek, akan tetapi
setelah bagi buta gundukan abu batu bara mengeluarkan asap, diantara
mereka sontak mendadak kaget dan mencurigai barang kiriman dari salah
pabrik di Purwakarta tersebut. " Kami mengira itu pasir, tetapi begitu
kagetnya, saat pagi buta melintas kok gundukan matrial yang mirip pasir
itu mengeluarkan asp," ujar Manles, warga Komplek Perumahan Jati Kota ,
Minggu(
Manles, setelah
mencurigai gundukan barang yang mirip pasir itu, langsung turun ke TKP,
namun diketahui barang tersebut tengah dicampur dengan semen untuk
dijadikan batako. Menurut dua tukang yang sedang mencetak batako
tersebut, dengan menggunakan barang tersebut, dapat memperingan biaya. "
Dengan campuran bahan ini dapat menekan efesiensi biaya modal usaha,"
ujar dua orang tukang.
Menurut ke dua tukang
itu, pihaknya statusnya hanya sebagai pekerja, sedangkan penampung
barang tersebut seorang Haji warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi
limbah B 3 abu batu bara ini. Ke dua tukang pembuat batako selam ini
mengaku belum merasakan dampak dari barang yang diolahnya untuk menjadi
batako yang mirip dengan pasar tersebut. " Sekarang kami belum merasakan
apa-apa, engga tahu nanti kalau sudah lama," ujar kedua tukang pembuat
batako, seraya menambahkan bahwa gundukan barang tersebut bukan pasir.
Ke dua warga yang
disebut-sebut sebabagai penadah abu batu bara di Komplek Perumahan Jati
Kota, Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, kemarin,
beberapa kali ditemui di rumahnya selalu tidak ada. Namun istrinya
mengaku, bahwa barang yang mirip dengan pasir tersebut merupakan kiriman
dari pak TW, salah seorang pengeusaha pengepul, pengolah dan pemanfaat
limbah B3 di Wilayah Kecamatan Telukjambe.
Menurut Ibu dari
penampung barang yang mirip dengan pasir tersebut, barang yang mirip
dengan pasir berasal dari salah satu pabrik industri di Wilayah
Kabupaten Purwakarta. Sedangkan pemiliknya pengusaha berinitial TW dari
Karawang. " Barang itu saya dapatkan dari pak TW, " tegas seorang ibu
yang tinggal di Komplek Perumahan Jato Kota, yang rumahnya tidak jauh
dari lokasi disimpannya barang yang irip pasir itu.**